Raytecho: Intermediate -->
Latest Update
Fetching data...

Kamis, 30 Maret 2017

Penjelasan Dan Soal Latihan Possessive Pronoun

Penjelasan Dan Soal Latihan Possessive Pronoun

possessive adjective, maka kini kita akan berguru perihal possessive pronoun (kata ganti kepunyaan). Apa itu yang disebut dengan possessive pronoun?

Possessive Pronoun ialah kata ganti yang fungsinya menunjukkan sebuah kepemilikan atau kepunyaan atas suatu hal. possessive pronoun ini sanggup menggantikan posisi noun (kata benda).

Berikut ini ialah tabel yang menunjukkan perubahan pergantian ke dalam possessive adjective
possessive adjective.
  • Possessive pronoun selalu diikuti dengan subject yang berkaitan menyerupai ini.
    Your bag is pink, mine is blue  (tas kau berwarna merah muda, tasku berwarna biru)
  • Possessive pronoun seringkali dibarengi oleh kata benda umum (common noun) menyerupai I, it, you, me, this, that, him, her, they, we, them

  • Silahkan download soal latihan possessive pronoun pada link di bawah ini yaa


    Baiklah, cukup sekian materi possessive pronoun kali ini. Semoga sanggup membantu pembelajaran kalian. Jika kalian menyukai artikel ini silahkan share dan berikan komentar pada kolom komentar ini biar kami sanggup menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading and have a nice day!

    Read More

    Rabu, 29 Maret 2017

    Penjelasan Dan Soal Latihan Possessive Adjective

    adjective (kata sifat) yang berfungsi untuk menunjukan siapa yang mempunyai/memiliki suatu benda. possessive adjective ini diletakkan sebelum noun (kata benda).

    Berikut ini tabel yang mengatakan perubahan kedalam possessive adjective.
    Penjelasan dan Soal Latihan Possessive Adjective  Penjelasan dan Soal Latihan Possessive Adjective

    Contoh Kalimat:
    • My...
      My bag is pink (tas saya berwarna merah muda)
      The pink one is my bag (yang warna pink itu yaitu tas saya)
    • Your...
      Your house is beside the post office (rumahmu ada di sebelah kantor pos)
      I like your house (aku suka rumahmu)
    • Their...
      Their children are always in the first rank at school (anak mereka selalu ada di peringkat pertama di sekolahnya)
      Do you like their cake? (apakah kau suka camilan manis buatan mereka?)
    • Our...
      Our cake is the best in town (kue kami yaitu yang terbaik di kota)
      I hope you understand our explanation (aku harap kau mengerti klarifikasi kami)
    • His...
      His cat was died two days ago (kucingnya mati dua hari yang lalu)
      I want to be his mother (aku ingin menjadi ibunya)
    • Her...
      Her face is so beautiful (wajahnya sangat cantik)
      I don't like her parents (aku tidak suka orangtuanya)
    • Its...
      The dog wigged its tail (anjing itu menggoyangkan ekornya)
    Fungsi Possessive Adjective
    1. Possesive adjective berfungsi untuk mengatakan benda yang dimiliki oleh seseorang. 
      Contoh: That is our dog. (itu yaitu anjing milik kami)
    2. Possesive adjective mengatakan korelasi kekerabatan dan pertemanan.
      Contoh : My brother is already married twice (saudara laki-lakiku sudah menikah 2 kali)
    3. Possesive adjective juga mempunyai kegunaan untuk mengatakan anggota badan
      Contoh : I decided to trim my eyebrows (aku memutuskan untuk mencukur bulu mataku)
    Silahkan untuk download Soal Latihan wacana Possessive Adjective pada link di bawah ini yaa.


    Baiklah, cukup sekian materi kali ini. Semoga sanggup membantu pembelajaran bahasa inggris kalian. Jangan lupa untuk terus berguru supaya cepat pahlawan bahasa inggrisnya. Jika kalian menyukai artikel ini silahkan share dan berikan komentar kepada kami biar kami sanggup menulis konten yang lebihg baik lagi. Thank you for reading and see you on the next post!
    Read More

    Minggu, 19 Maret 2017

    Penjelasan Lengkap Part Of Speech Dengan Pola Kalimatnya

    Penjelasan Lengkap Part Of Speech Dengan Pola Kalimatnya

    Noun yaitu kata yang berfungsi untuk menamai suatu objek ibarat orang, benda, binatang, tempat, dan hal lainnya. Contohnya ibarat cat, doctor, school, Bandung, pencil, bed, sugar, hair, dan lain lain.
    Contoh kalimat:
    - I buy a new computer today (aku membeli komputer gres hari ini)
    - Your hair is so beautiful, do you go to saloon for treatment? (rambutmu anggun sekali, apakah kau pergi ke salon untuk perawatan?)
  • Verb (Kata Kerja)
    Verb yaitu kata yang menawarkan suatu tindakan dari seseorang atau subject. Contoh katanya yaitu study, drink, eat, drive, make, read, write, swim, walk, run, jump, dan lain lain.
    Contoh kalimat:
    - I study everyday at school (aku mencar ilmu setiap hari di sekolah)
    - She is looking for her shoes (dia sedang mencari sepatunya)
  • Adjective (Kata Sifat)
    Adjective yaitu sebuah kata yang menjelaskan sifat dari noun atau pronoun. Contoh katanya yaitu white, black, long, short, handsome, beautiful, smart, big, small, clever, smart, cute, dan lain sebagainya.
    Contoh kalimat:
    - Rani is so beautiful, especially when she is wearing red hat (Rani sangat cantik, khususnya pada ketika ia menggunakan topi berwarna merah)
    - My cat has brown fur, It is so soft and shiny (kucingku berbulu coklat, itu sangat lembut dan berkilau)
  • Adverb (Kata Keterangan)
    Adverb yaitu kata yang pertanda verb (kata kerja), adjective (kata sifat), dan adverb yang lainnya. Contoh katanya yaitu beautifully, quickly, honestly, fairly, always, usually, angrily, slowly, dan lain lain.
    Contoh kalimat:
    - She sings beautifully (dia menyanyi dengan cantik)
    - I always eat my foods slowly (aku selalu memakan makananku dengan pelan)
  • Pronoun (Kata Ganti)
    Pronoun yaitu kata ganti untuk benda (noun). Noun ini dipakai supaya kita tidak menyebutkan noun secara berulang ulang. Contoh katan pronoun yaitu I, you, they, we, he, she, it, that, those, these, this, dan lain sebagainya.
    Contoh kalimat:
    - You will come to my house tonight, right? (kau akan tiba ke rumahku malam ini, benar?)
    - He is really sleepy, so he slept in class (dia sangat mengantuk jadi ia tidur di kelas)
  • Preposition (Kata Petunjuk)
    Preposition yaitu kata yang dipakai untuk menawarkan letak sebuah benda atau posisi kita berada. Contoh kata preposition yaitu in, on, at, below, above, in front of, beside, behind, near, around, dan lain lain.
    Contoh kalimat:
    - My house is beside the mosque (rumahku ada di sebelah mesjid)
    - There is mouse under the table (ada tikus di bawah meja)
  • Conjunction yaitu kata yang dipakai untuk menghubungkan kata, frase, klausa, atau kalimat. Contoh kata sambung adalah, For, And, Nor, But, Or, Yet, dan So atau yang sanggup disingkat menjadi FANBOYS biar kita lebih gampang mengingatnya.
    Contoh kalimat:
    - Do you like pink or blue? (kamu suka merah muda atau biru?)
    - Both of mother and her baby are treated in the hospital (kedua ibu dan bayinya sedang dirawat di rumah sakit)
  • Interjection yaitu sebuah ucapan pendek yang menggambarkan emosi atau perasaan seseorang. Misalnya, Oh!, Ouch!, Eww!, Yummy!, Ahaa!, Oops!, Hurray!, Yippee!, dan lain sebagainya.
    Contoh kalimat:
    - Wow! Your dress is so beautiful! (Wow, gaunmu sangat indah!)
    - Ouch! My knee is hurt, be careful. (Aw! lututku sedang sakit, hati hati)
  • Baiklah cukup sekian bahan Part of Speech kali ini, untuk klarifikasi lebih lanjut silahkan klik judul pada masing masing judul serpihan Part of Speech diatas. Jika ini membantu pembelajaran kalian silahkan share ke teman-teman kau biar yang lainnya juga mengetahui ihwal Part of Speech. Juga jangan lupa untuk berikan komentar kepada kami biar kami sanggup menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading and see you on the next post!
    Read More

    Penjelasan Interjection (Kata Seru) Dan Referensi Kalimatnya


     pada kesempatan kali ini kami akan membahas perihal bahan Interjection Penjelasan Interjection (Kata Seru) dan Contoh Kalimatnya
    Hello everyone, pada kesempatan kali ini kami akan membahas perihal bahan Interjection. Dalam bahasa inggris Interjection ialah salah satu bab dari part of speech. Interjection ialah sebuah kata yang dipakai untuk mengekspresikan emosi dan perasaan. Biasanya interjection diletakkan pada awal kalimat dan hanya memakai satu kata saja dengan tanda seru dibelakangnya, contohnya ahaa! atau Oh!.


    Contoh Kata Interjection
    1. Ahaa! = lisan keberhasilan = Ahaa! I found my wallet! (Ahaa! saya menemukan dompetku!)
    2. Attention! = Meminta perhatian = Attention please! greet to the teacher! (tolong perhatiannya, salam kepada guru)
    3. Argh! = lisan kesal = Argh! I failed the test again. (Argh! saya gagal tes lagi)
    4. Eww! = lisan jijik = Eww! I don't want to get in to that bathroom again! So disgusting! (Eww! saya tidak mau masuk lagi ke wc itu! menjijikan sekali!)
    5. Oh! = lisan terkejut = Oh! I am surprised! (Oh! saya terkejut!)
    6. Oops! = kaget = Oops! I'm forget my books at home (oops! saya lupa bukuku di rumah)
    7. Psst! = lisan berbisik = Psst! come here for a sec. (psst! kesini sebentar)
    8. Yeah! = lisan persetujuan = Yeah! i'll come with you! (Ya! saya akan ikut denganmu!)
    9. Ouch! = lisan rasa sakit = Ouch! It's hurts! (Oh, itu sakit!)
    10. Wow! = lisan terkejut = Wow! your dress is so beautiful (Wah! gaunmu sangat indah!)
    Silahkan download kata dan pola kalimat interjection lainnya pada link di bawah ini.


    Baiklah, cukup sekian bahan interjection kali ini. Semoga sanggup membantu pembelajaran kalian semua. Jika kalian merasa bahan ini bermanfaat silahkan share ke teman-teman kalian. Juga berikan komentar pada kolom komentar di bawah ini biar penulis sanggup mampu menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading, see you on the next post!
    Read More

    Penjelasan Pronoun (Kata Ganti) Dan Pola Kalimatnya


     Pada kesempatan kali ini kami akan membahas perihal klarifikasi pronoun berikut jenis jeni Penjelasan Pronoun (Kata Ganti) dan Contoh Kalimatnya
    Hello everyone, how are you today? Pada kesempatan kali ini kami akan membahas perihal klarifikasi pronoun berikut jenis jenisnya dan juga rujukan kalimatnya. Kaprikornus apa itu yang disebut dengan pronoun? Pronoun ialah salah satu bab dari part of speech yang berfungsi untuk kata ganti orang atau benda (noun). Pronoun disebut kata ganti alasannya ialah menggantikan penyebutan noun (kata benda) secara berulang. Pronoun meliputi sebagai kata ganti untuk orang pertama (saya, kami, dan kita), kata ganti untuk orang kedua (kamu dan kalian), dan untuk kata ganti orang ketiga (dia dan mereka). Pronoun dibagi ke dalam 8 bab yaitu, personal pronoun, demonstrative pronoun, interrogative pronoun, relative pronoun, indefinite pronoun, reflexive pronoun, intensive pronoun, dan reciprocal pronoun.


    Jenis-Jenis Pronoun

    1. Personal Pronoun
      Personal pronoun ialah kata ganti yang dipakai untuk menggantikan orang, hewan, atau benda secara spesifik. Personal Pronoun terdiri dari kata I, You, They, We, He, She, It, Us, Her, His, Them, Mine, Yours, dan Its.
      Contoh kalimat:
      - I am a teacher (aku seorang guru)
      - She is very tall (dia sangat tinggi)
      - Her parents are living in Australia (orangtuanya tinggal di australia)
      - That pink bag is mine (tas merah muda itu ialah milikku)
      - Now the camera is all yours (sekarang kameranya sepenuhnya milikmu)
    2. Demonstrative Pronoun
      Demonstrative pronoun ialah kata ganti yang memakai jumlah (number) dan jarak (distance). Demonstrative pronoun terdiri dari This, That, These, dan Those.
      Contoh kalimat:
      - This is the biggest doll I ever had (ini ialah boneka terbesar yang pernah saya punya)
      - These students are going to school every 7 a.m (para siswa itu pergi ke sekolah setiap jam 7)
      - That is my daughter (dia ialah anak perempuanku)
    3. Interrogative pronoun
      Interrogative pronoun ialah kata ganti yang dipakai untuk mengutarakan sebuah pertanyaan. Contoh kata interrogative pronoun ialah Who, What, Which, Whose, Whom, When, Why, How, dan lain lain.
      - What is your name? (siapa namamu?)
      - Why are you calling me? (kenapa kau memanggilku?)
      - Which one is your girlfriend? (yang mana pacarmu?)
    4. Relative Pronoun
      Relative pronoun ialah kata ganti yang menghubungkan kalimat awal dengan kalimat yang ada di belakangnya. Contoh relative pronoun ialah Who, Whose, Which, Whom, That, dan lain lain.
      Contoh Kalimat:
      - The only one who can sing in our class is Gita (satu satunya yang sanggup menyanyi di kelas kami ialah gita)
      - I like that girl since the first time I met her (aku menyukai wanita itu semenjak pertama kalinya saya bertemu dengannya)
    5. Indefinite Pronoun
      Indefinite pronoun ialah kata ganti untuk orang, benda, atau hal yang bersifat umum atau tidak spesifik. Contoh kata indefinite pronoun ialah anything, something, everything, none, someone, something, dan lain sebagainya.
      Contoh kalimat:
      - I want something tasty for dinner tonight (aku ingin sesuatu yang yummy untuk makan malam di malam ini)
      - Everything is going to be alright. (semuanya akan baik-baik saja)
      - I will give you anything if you want to be my girlfriend (aku akan memberimu apa saja kalau kau mau menjadi pacarku)

    6. Reflexive Pronoun
      Reflexive pronoun ialah kata ganti yang dipakai untuk menyatakan bahwa subject mendapatkan action dari verb pada suatu kalimat. Contoh kata reflexive pronoun ialah myself, yourself, itself, yourselves, himself, herself, ourselves, themselves, dan lain sebagainya.
      Contoh kalimat:
      - You should go and love yourself (kamu harus pergi dan cintai saja dirimu sendiri)
      - The students have to do their homework by themselves. (Para siswa harus melaksanakan pekerjaan rumahnya sendiri)
      - I will give scarf to my mother that made by myself (aku akan memperlihatkan syal pada ibuku yang saya buat sendiri)
    7. Intensive Pronoun 
      Intensive pronoun ialah kata ganti yang berfungsi untuk menekankan noun yang ada di depannya. Contoh katanya sama dengan reflexive pronoun yaitu, myself, yourself, itself, yourselves, themselves, ourselves, dan lain lain.
      Contoh Kalimat:
      - He himself swear that he didn't steal in the supermarket (dia bersumpah bahwa ia tidak mencuri di supermarket itu)
      - I myself know the truth that he was a thief (aku tahu kenyataannya bahwa ia ialah seorang pencuri)
    8. Reciprocal Pronoun
      Reciprocal pronoun ialah kata ganti yang dipakai saat ada subjek yang melaksanakan hal yang sama satu sama lain. Contoh kata reciprocal pronoun ialah each other, one another, dan lain lain.
      Contoh kalimat:
      - They know each other very well (mereka kenal satu sama lain dengan baik)
    Baiklah, cukup sekian bahan pronoun kali ini biar sanggup membantu pembelajaran kalian. Jika kalian ingin bahan di atas, supaya tidak repot repot untuk copas lagi silahkan untuk download bahan pronoun ini pada link di bawah ini.


    Terimakasih sudah membaca bahan klarifikasi pronoun kali ini. Jangan lupa share dan berikan komentar pada kolom komentar di bawah ini. See you on the next post!
    Read More

    Sabtu, 18 Maret 2017

    Penjelasan Jenis Preposition (Kata Petunjuk) Dan Rujukan Kalimatnya

     Pada kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan klarifikasi wacana Preposition Penjelasan Jenis Preposition (Kata Petunjuk) dan Contoh Kalimatnya
    Hello everyone, how are you today? Pada kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan klarifikasi wacana Preposition. Preposition yaitu salah satu bab dari part of speech yang berfungsi untuk memperlihatkan letak dari sebuah hal. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia preposition berarti kata depan, namun berdasarkan saya artian itu mungkin akan menyebabkan kebingungan, maka mari kita sebut saja preposition itu sebagai kata petunju, alasannya yaitu fungsinya yang disebutkan tadi. Beberapa pola dari Preposition yaitu at, in, on, above. dan lain sebagainya. Ada 3 jenis preposition yaitu, Preposition of Time, Preposition of Place and Position, dan Preposition of Movement. Silahkan lihat pola gambar di bawah ini untuk sedikit brainstorming mengenai preposition.
     Pada kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan klarifikasi wacana Preposition Penjelasan Jenis Preposition (Kata Petunjuk) dan Contoh Kalimatnya


    Jenis Jenis Preposition

    1. Preposition of Time
      Preposition of time yaitu kata petunjuk yang mengarahkan pada waktu. Contoh kata preposition of time yaitu after (sesudah), at (jam), by (pada/sebelum), during (selama), for (selama), from (dimulai pada), in (selama), on (pada), over (selama), past (melebihi), since (sejak),  till (sampai), dan until (sampai).
      Contoh kalimat: 
      - The exhibition start from 10 a.m until 7.pm (pameran dimulai dari jam 10 pagi hingga jam 7 malam)
      - Persib Bandung was established since 1933 (Persib bandung didirikan semenjak tahun 1933)
      - School starts at 7 a.m (sekolah dimulai jam 7 pagi)

    2. Preposition of Place of Position
      Preposition of place and position yaitu kata preposition yang dipakai untuk memperlihatkan daerah dan posisi. Contoh katanya yaitu above (suatu benda diatas benda yang lain), along (sepanjang), among (diantara), around (di sekitar), at (di), behind (di belakang), below (dibawah), between (diantara), in (di dalam), in front of (di depan), on (di), outside (diluar, inside (didalam), under (dibawah), dan lain lain.
      Contoh kalimat:
      - Please put your homework on the table (tolong simpan pekerjaan rumahmu di atas meja)
      - My house is in front of mosque (rumahku ada di depan mesjid)
      - Where are you? I'm already in the cinema (kau ada dimana? saya sudah ada di bioskop)

    3. Preposition of Movement
      Preposition of movement yaitu preposition yang memperlihatkan sebuah pergerakan. Contoh kata dari preposition of movement yaitu around (mengelilingi), past/by (melewati), down (menuruni), to (ke), towards (menuju), dan lain sebagainya.
      Contoh kalimat:
      - I am going to school every morning (aku pergi ke sekolah setiap pagi)
      - The police station is down there (kantor polisi berada di bawah)
      - I'm jogging around the house every afternoon. (aku berolahraga lari di sekitar rumahku setiap sore)
    Well cukup sekian bahan kali ini wacana preposition. Silahkan download Preposition lengkap pada link dibawah ini, alasannya yaitu yang di atas hanya merupakan pola saja.

    Semoga klarifikasi preposition ini sanggup membantu pembelajaran kalian semua. Jangan lupa untuk share dan berikan komentar pada kolom komentar dibawah ini biar penulis sanggup menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading, and see you on the next post!
    Read More

    Penjelasan Jenis Conjunction (Kata Penghubung) Dan Rujukan Kalimatnya

    Penjelasan Jenis Conjunction dan Contoh Kalimatnya Penjelasan Jenis Conjunction (Kata Penghubung) dan Contoh Kalimatnya
    Hello everyone, how are you today? Pada kesempatan kali ini kami akan membahas perihal Conjunction. Conjunction dalam bahasa indonesia  berarti kata sambung / kata penghubung. Conjunction merupakan salah satu pecahan dari part of speech yang berfungsi untuk menghubungkan antara dua kata, frase, atau kalimat sehingga membentuk kalimat yang berkesinambungan. Ada tiga jenis conjunction dalam bahasa inggris yaitu Coordinating Conjunction, Correlative Conjunction, dan Subordinating Conjunction. Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.

    Jenis - Jenis Conjunction

    1. Coordinating Conjunction
      Coordinating conjunction merupakan kata penghubung yang menghubungkan kalimat yang masing masing mempunyai arti. Kaprikornus jikalau tanpa conjunction pun kalimat itu masih sanggup berdiri dan masih mempunyai arti. Coordinating conjunction sanggup disingkat menjadi F.A.N.B.O.Y.S, sebab terdiri dari For, And, Nor, But, Or, Yet, So.
      Contoh Kalimat:
      - I am always here for you
      - I and My family will go on vacation next week (aku dan keluargaku akan pergi liburan ahad depan)
      - Neither my sister nor I are wearing jackets right now (baik saudaraku atau saya sedang menggunakan jaket sekarang)
      - It is raining today, but I didn't bring umbrella (ini sedang hujan hari ini, tapi saya tidak membawa payung)
      - Do you like pink or blue? (kamu suka warna merah muda atau biru?)
      - Lina loves to dance, yet she didn't know how to dance (Lina suka menari, tapi ia tidak tahu bagaimana untuk menari)
      - My baby is sick at home, so I have to come home fast (bayiku sedang sakit di rumah, jadi saya harus pulang cepat)

    2. Correlative ConjunctionCorrelative conjunction yaitu kata sambung yang bersifat paralel. Kaprikornus di dalam sebuah kalimat ada dua conjunction di dalamnya yang menyambungkan kata dengan kata, kalimat dengan kalimat, dan klausa dengan klausa. Jenis dari correlative conjunction adalah:
      - not only............ but also.................
      - neither.............. nor.........................
      - both................. and.........................
      - either............... or............................
      - as.................... as............................
      - the more......... the more.................
      - whether.......... or (not)....................
      - dan lain lain.
      Correlative conjunction ini sudah berpasangan dari sananya dan tidak sanggup dipisahkan atau diganti.
      Contoh kalimat:
      - The trip is not only for the students but also the teachers. (perjalanan ini bukah hanya untuk para siswa tapi juga untuk para guru)
      - Neither I nor my friends are going to school right now (Baik saya juga teman-temanku sedang pergi ke sekolah sekarang)
      - Both of mother and her baby are treated in the hospital (baik ibu dan bayinya sedang dirawat di rumah sakit)
      - Either I or my mother can not sing very well (baik saya atau ibuku tidak sanggup menyanyi dengan baik)
      - Ms. Rina is kind to every students as long as you do the homework (Ibu rina baik kepada semua muridnya sepanjang kau mengerjakan pekerjaan rumah)
      - The more harder you work, the more perfect you gain (semakin keras kau bekerja, maka semakin banyak yang akan kau terima)
      - I wonder whether today will be raining or not. (aku ingin tahu apakah hari ini akan hujan atau tidak)

    3. Subordinating Conjunction
      Subordinating conjunction yaitu kata sambung yang mempunyai dua kalimat di dalamnya. Maka di dalam satu kalimat ada dua kalimat yang merupakan induk kalimat dan anak kalimat. Nah, jikalau dua kalimat ini berdiri tanpa sebuah kata sambung di tengahnya masing masing kalimat akan terlihat rancu atau sulit dimengerti. Subordinate Conjunction sanggup disingkat menjadi WWW.BATASBAHU sebab di dalamnya termasuk While, Whether, Where, Before, After, Then, As, Since, Because, Although, How, dan Until.
      Contoh kalimat:
      - I was watching TV, while my mother is cooking in the kitchen (aku sedang menonton TV, sementara ibuku sedang memasak)
      -  I will leave this house whether you allow me or not (aku akan pergi dari rumah ini tak peduli kau mengijinkanku atau tidak)
      - I will follow you to wherever you go (aku akan mengikutimu kemanapun kau pergi)
      - You have to take your breakfast before going to school (kau harus sarapan sebelum pergi ke sekolah)
      - Risma was shocked after seeing her exams result (risma terkejut dikala melihat hasil ujiannya)
      - I went to the supermarket, then the salon (aku pergi ke supermarket lalu ke salon)
      - I will be there as soon as I can (aku akan berada disana secepat mungkin yang saya bisa)
      - Persib Bandung was founded since 1933 (Persib Bandung ditemukan tahun 1933)
      - Ardi is being punished because he didn't do his homework. (ardi dieksekusi sebab ia tidak mengerjakan pekerjaan rumahnya)
      - She passed the exam although she didn't study hard (dia lolos ujian walaupun ia tidak berguru dengan rajin)
      - I didn't know why how I could awake in the middle of the night (aku tidak tahu kenapa saya sanggup terbangun di tengah malam)
      - Boil the egg until it comes up to the surface of the water (Rebus telurnya hingga itu mengambang di permukaan air)
    Baiklah, cukup sekian bahan klarifikasi jenis jenis conjunction kali ini semoga sanggup membantu pembelajaran kalian semua. Jangan lupa share untuk membantu teman-teman yang lain dan berikan komentar kepada kami biar kami sanggup menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading, See you on the next post!
      Jika kalian ingin mengunduh bahan ini silahkan download pada link dibawah ini:
      Read More

      Jumat, 17 Maret 2017

      Penjelasan Jenis Modal Auxiliaries Dan Pola Kalimatnya

      Penjelasan Jenis Modal Auxiliaries dan Contoh Kalimatnya Penjelasan Jenis Modal Auxiliaries dan Contoh Kalimatnya
      Halo sobat teman, bertemu lagi dengan kami di Jagoan Bahasa Inggris. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas wacana Modal Auxiliaries. Kata kata modal ini niscaya sering kali kalian jumpai pada kalimat berbahasa inggris, pola kata Modal Auxiliaries ini yaitu can, could, shall, should, will, would, must, may, dan might. Modal auxiliaries ini bertugas sebagai kata kerja 'pembantu' yang membantu kata kerja utama sebagai 'majikannya'. Maka bila Modal auxiliaries ini dihilangkan dari kalimat, tidak akan mengubah arti kata, sebab kata kerja utamanya masih ada disana. Berikut ini yaitu jenis-jenis modal auxiliaries yang disertai dengan pola kalimatnya.

      Jenis - Jenis Modal Auxiliaries
      • Can and CouldCan/could dalam bahasa indonesia mempunyai arti yang sama yaitu bisa atau boleh. Can/could dipakai dikala kita berbicara wacana kemampuan, meminta sesuatu, memohon izin, dan menciptakan sebuah pilihan.
        Contoh Kalimat:
        - I can sing better than you (aku bisa menyanyi lebih baik darimu)
        - Could you lend me some money? (Bisakah kau meminjamkan saya uang?)- Can you please come here for a second? (Bisakah kau tiba kesini sebentar saja?)- If you feel confused about the task you can ask teacher or you can finish it with us. (Jika kau gundah dengan tugasmu, kau bisa bertanya pada guru atau kau bisa mengerjakannya dengan kami)
      • ShallShall dalam bahasa indonesia berarti bolehkah/akankah/haruskah. Shall berfungsi untuk mengatakan sesuatu dan menciptakan kalimat saran
        Contoh kalimat:
        - Shall we watch this korean new film? (Akankah kita menonton film korea gres ini?)
        - Shall I bring you some flowers to get you more better? (Haruskah saya membawakanmu bunga semoga kau lebih baik?)
      • ShouldShould dalam bahasa indonesia berarti harus/boleh/bisa. Should berfungsi untuk menyarankan sesuatu, menyatakan keharusan (tapi lebih lemah dari 'must'), dan menyatakan yang seharusnya terjadi tapi tidak terjadi.
        Contoh kalimat:
        - I think you have to go home now, it's already late. (Aku rasa kau harus pulang sekarang, ini sudah larut)
        - You should do your homework now or then you will get sleepy (kamu harus mengerjakan pekerjaan rumahmu sekarang, atau nanti kau akan mengantuk.)- I should have bought the flowers in the yesterday, but the florist was closed. (Aku seharusnya sudah membeli bunga kemarin tapi toko bunganya tutup)
      • WillWill dalam bahasa indonesia berarti akan. Will berfungsi untuk menyatakan sebuah aktifitas yang terjadi di masa depan dan menciptakan sebuah permintaan yang sopan.
        Contoh kalimat:
        - I bet the rain will not stop today (aku menjamin hujan tidak akan berhenti hari ini)
        - Will you marry me? (Akankah kau menikah denganku?)
      • WouldWould dalam bahasa indonesia berarti akan. Would merupakan bentuk past dari will dan berfungsi untuk memperlihatkan permintaan tolong yang lebih halus atau lebih sopan daripada 'will'.
        Contoh kalimat:
        - The bigbang concert would be held in September 2016, but it was cancelled (konser bigbang akan diselenggarakan pada tahun 2016, tapi itu sudah di batalkan)
        - Would you like a cup of coffee? (Maukah kau segelas kopi?)
      • May dan MightMay dalam bahasa indonesia berarti mungkinkah/bolehkah dan might merupakan bentuk past dari may. May dan might berfungsi untuk menggambarkan sebuah aktifitas yang kemungkinan akan terjadi atau sekitar 50% sementara might kemungkinan terjadinya lebih kecil atau sekitar 30% saja. May dan might juga menyatakan sebuah persetujuan atau izin.
        Contoh kalimat:
        - I may cook instant noodles for dinner (aku mungkin memasak mie instan untuk makan malam)
        - I might go to school now, I think it's much better (aku kemungkinan akan pergi ke sekolah sekarang, rasanya saya sudah membaik)
      • MustMust dalam bahasa indonesia artinya yaitu harus. Kaprikornus must ini memperlihatkan sebuah kewajiban untuk dilakukan seseorang. Fungsi dari must yaitu memperlihatkan sugesti, saran, dan seruan yang kuat. Must juga berfungsi untuk memperlihatkan sebuah kepastian.
        Contoh kalimat:
        - I must go home now, my mom is waiting (aku harus pulang sekarang, ibuku menunggu)
        - You must be poured all the coconut milk after the water has boiled (kamu harus memasukkan semua santan sesudah airnya mendidih)
      Demikian bahan modal auxiliaries kali ini, semoga sanggup membantu kalian semua dalam belajar. Jangan lupa untuk share dan berikan komentar kalian semoga penulis sanggup menulis konten yang lebih baik lagi. Jika kalian ingin mengunduh bahan Modal Auxiliaries ini silahkan download pada link di bawah ini.


       Thank you for reading, and see you on the next post!
      Read More

      Kamis, 16 Maret 2017

      Penjelasan, Jenis Dan Daftar Kata Verb (Kata Kerja)

      Penjelasan, Jenis Dan Daftar Kata Verb (Kata Kerja)

      noun atau pronoun. referensi kata-nya yaitu play, teach, take, make, tell, lend, offer, get, dan lain lain
      Contoh Kalimat:
      - She makes a cake (dia menciptakan kue)
      - We will play volleyball on this afternoon (kami akan bermain bola voli pada sore ini)
      - Don't tell my secret to anyone! (jangan memberitahu rahasiaku pada siapapun!)
      Verb makes. play, dan tell pada referensi diatas jikalau tanpa objek di belakangnya akan memiliki arti yang rancu alias tidak nyambung.
    1. Intransitive Verb
      Intransitive verb merupakan kata kerja yang tidak membutuhkan objek kalimat. misalnya yaitu happen, arrive, ache, glow, bleed, disappear, laugh, cry, shine, speak, dan lain lain.
      Contoh Kalimat:
      - When will the bus from Garut arrive? (kapan bis dari garut sampai?)
      - I'm laughing so hard when I see you started that silly dancing in front of me. (aku tertawa sangat keras dikala saya melihatmu menari tarian memalukan itu di depanku)
      - The thief suddenly disappear in the crowd (pencuri tiba-tiba menghilang di keramaian)
    2. Linking Verb
      Linking verb yaitu kata kerja yang berfungsi untuk menyambungkan satu kata dengan kata yang lainnya sehingga membentuk sebuah kalimat. Yang termasuk kedalam linking verb yaitu be (am, is, are, was, were, been, appear, prove, become, continue, feel, look, smell, sound, taste.
      Contoh Kalimat
      - I am not afraid, because you will always beside me (aku tidak takut alasannya yaitu kau akan selalu disampingku)
      - I love the smell first rain touching the ground (aku suka bacin dari hujan pertama yang menyentuh tanah)
      - I am writing my blog now, please don't disturb. (aku sedang menulis blog sekarang, tolong jangan ganggu)
    3. Auxiliary Verb
      Auxiliary verb yaitu kata kerja yang muncul sebelum kata kerja utama (main verb) didalam suatu kalimat. Auxiliary verb terdiri dari be, do, have, can, could, will, would, shall, should, may, must, ought to)
      Contoh Kalimat:
      - I am watching TV (aku menonton TV)
      - My dog has been missing for two days (anjingku sudah hilang selama dua hari)
      - We should take bus now, because this is already late (kita harus naik bis sekarang, alasannya yaitu ini sudah larut)
    4. Regular Verb
      Regular verb yaitu kata kerja yang teratur alasannya yaitu semuanya berakhiran -ed. Seperti study menjadi studied, walk menjadi walked, cook menjadi cooked, dan lain lain.
      Contoh kalimat:
      - The ghost walked through the wall (hantu itu berjalan menembus dinding)
      - My mother cooked tteokpokki for the first time (ibuku memasak tteokpokki untuk pertama kalinya)
      - The police helped people across the crowded way (polisi membantu orang orang untuk menyebrangi jalan yang ramai)
    5. Irregular Verb
      Irregular verb yaitu kata kerja yang tidak beraturan, jadi untuk mengetahui bentuk verb kedua dan ketiganya kita harus hafal betul atau melihat pada kamus. referensi katanya seperti: go - went - gone, drink - drank - drunk, eat - ate - eaten, dan lain lain. Untuk melihat daftar lengkap irregular verb silahkan klik link berikut: Daftar Irregular Verb lengkap dari A - Z
      Contoh kalimat:
      - I went to Jakarta two days ago (aku berangkat ke jakarta dua hari yang lalu)
      - My boyfriend wrote a love letter to me (pacarku menulis surat cinta untukku)
    6. Nah cukup sekian bahan kali ini semoga bermanfaat bagi kalian semua. Jika merasa artikel ini membantu silahkan berikan komentar kepada kami semoga kami dapat menulis konten yang lebih baik lagi. Thank you for reading, have a nice day!

      Jika ingin mengunduh bahan ini silahkan download di link ini
      Read More

      Rabu, 15 Maret 2017

      Penjelasan, Jenis, Dan Daftar Kata Adjective (Kata Sifat)

      Penjelasan, Jenis, Dan Daftar Kata Adjective (Kata Sifat)

      noun (kata benda). Kata possesive adjective ialah My, Your, His, Her, Its, Our, Your, dan Their.
      Contoh kalimat:
      - It is my bag (itu ialah tasku)
      - My daughter is winning the first rank on her school (anak perempuanku memenangkan rangking pertama di sekolahnya)
      - Egga's son is sick, now he bring him to the doctor (anak pria egga sedang sakit, kini ia membawanya ke dokter)
    7. Common Adjective
      Common adjective ialah kata sifat yang murni adjective, atau tidak terbentuk dari unsur apapun. Contoh katanya ialah black, white, important, happy, sad, strong, special, poor, dan lain lain.
      Contoh Kalimat:
      - I'm happy to say that today you will come to my house (aku bahagia sebab kau akan tiba ke rumahku hari ini)
      - I have a pink hat (aku pinya topi berwarna merah muda)
      - Sleep at night is important for your health (tidur di malam hari baik untuk kesehatanmu)
    8. Past Participle
      Past participle ialah V3. Contohnya menyerupai broken, confused, solved, eaten, dan lain lain.
      Contoh Kalimat
      - My phone is broken (ponselku rusak)
      - I am confused with the way to your house (aku gundah dengan jalan ke rumahmu)
      - The problem is finally solved by itself (masalah karenanya terselesaikan dengan sendirinya)
    9. Article
      Article ialah 'a', 'an' dan 'the' semuanya ini termasuk serpihan dari adjective.
      Contoh Kalimat:
      - I have a pen and an apple (aku punya pulpen dan apel)
      - The students will have exams on next week (para siswa akan menjalani ujian pada ahad depan)
    10. Demonstrative Adjective
      Demonstrative adjective ialah adjective yang mengatakan sesuatu menyerupai this, that, those, dan these.
      Contoh Kalimat:
      - This is my girlfriend (ini ialah pacarku)
      - That is my book (itu ialah bukuku)
      - Those students will have a trip on next month (para siswa itu akan menjalani liburan bulan depan)
    11. Interrogative Adjective
      Interrogative adjective ialah kata tanya menyerupai what, when, which, who, how, dan lain lain.
      Contoh kalimatnya :
      - Who is your boyfriend names? (siapa nama pacarmu?)
      - Which one is your dog? (yang mana anjingmu?)
      - When is your birthday? (kapan ulang tahunmu?)
    12. Silahkan download daftar kata adjective lengkapnya pada link di bawah ini.


      Baiklah, cukup sekian bahan kali ini, semoga sanggup bermanfaat bagi kalian semua. Jangan lupa untuk share ke sosial media kau dan kirimkan komentar kepada kami semoga menjadi motivasi untuk menulis konten yang lebih baik lagi. Terimakasih sudah membaca, see youonthe next post!


      Read More

      Penjelasan, Jenis, Dan Daftar Kata Noun (Kata Benda)

      teman bertemu lagi dengan kami di hero bahasa inggris Penjelasan, Jenis, dan Daftar Kata Noun (Kata Benda)
      Halo teman-teman bertemu lagi dengan kami di hero bahasa inggris. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas ihwal bahan Noun. Noun merupakan salah satu bab dari Part of Speech atau unsur penting yang sanggup membentuk sebuah kalimat dalam bahasa inggris. Noun mempunyai arti Kata benda dalam bahasa indonesia. Noun ialah kata yang berfungsi untuk menamai suatu objek ibarat orang, benda, binatang, tempat, dan hal lainnya. Mempelajari Noun sangatlah penting bagi kita biar kita benar benar memahami bagaimana cara pembentukan kalimat dalam bahasa inggris.

      Jenis Noun dan Contoh Kalimatnya
      1. Proper Nouns 
        Proper Noun ialah noun yang spesifik, biasanya ditulis dengan awalan abjad kapital. Noun ini menunjukkan hal yang spesifik. Misalnya nama tempat, nama organisasi, nama bulan, institusi, nama hari, nama orang, dan agama.
        Contoh Kalimat:
        - My free day is in Sunday (hari liburku ialah minggu)
        - Her birthday is on March 16th (Ulang tahunnya ialah pada 16 maret)
        - I am Muslim and I proud of it (aku muslim dan saya bangga)
      2. Common Noun
        Common noun ialah kata benda yang sehari hari biasanya kita temui atau yang bersifat umum. Contohnya tv, computer, house, park, office, dan lain lain
        Contoh Kalimat:
        - I'm watching TV all day long (aku sedang nonton TV sepanjang hari)
        - I buy a new computer (aku membeli sebuah komputer)
        - My house is near the post office (rumahku ada di bersahabat komputer)/
      3. Concrete noun
        Concrete Noun ialah sebuah kata benda yang biasanya terasa oleh kita. Concrete noun ini sanggup kau rasakan, lihat, dengar, dan cium. Contohnya ibarat makanan, kasur, baju, piring, sabun, kursi, meja, dan lain lain.
        Contoh Kalimat:
        - I sleep in my new bed (aku tidur di kasur baruku)
        - My chair is broken (Kursiku rusak)
        - I didn't steal your phone! (aku tidak mencuri ponselmu!)
      4. Abstract Nouns
        Abstract noun merupakan lawan dari Concrete Noun. Abstract noun tidak sanggup terasa dengan panca indera namun yang terasa hanya efeknya saja. Contohnya kesedihan, kemenangan, kekalahan, kepintaran, kehidupan, kegembiraan, dan lain-lain
        Contoh Kalimat:
        - I hope this sadness would be end soon (aku harap kesedihan ini akan berakhir secepatnya)
        - Happiness will surround this family until whenever (kebahagian akan mengelilingi keluarga ini hingga kapanpun)
        - I don't like you, because you are so childish! (aku tidak suka kau alasannya ialah kau kekanak kanakkan!)
      5. Countable Nouns
        Countable noun ialah kata benda yang jumlahnya sanggup dihitung. Contohnya baju, sepatu, gelas, kasur, kucing, anjing, dan lain-lain.
        - That is my cat (itu kucingku)
        - Why you didn't bring your book? (kenapa kau tidak membawa bukumu?)
        - Today I bring you cake, because this is your birthday (hari ini saya membawakanmu kue, alasannya ialah ini ialah ulang tahunmu)
      6. Uncountable Nouns
        Uncountable noun ialah kebalikan dari countable noun. Uncountable noun tidak sanggup dihitung adanya. Contohnya ibarat air, aingin, cahaya, gula, garam, beras, rambut, kopi, bensin, pasir, emas, perak, dan lain lain.
        Contoh Kalimat:
        - Your hair is so beautiful. (rambutmu sangat cantik)
        - Can you bring me some salt? (bisakah kau membawakanku garam?)
        - The price of gold is rising again this time (harga emas naik lagi sekarang)
      Baiklah cukup sekian bahan kali ini mengenai Noun. Semoga sanggup bermanfaat bagi kalian semua. Bagi kalian yang ingin mengunduh daftar kata Noun, silahkan download filenya pada link dibawah ini.


      Terimakasih sudah membaca, jangan lupa bagikan dan kirim komentar kepada kami. Have a good day!
      Read More

      Penjelasan Jenis Adverb (Kata Keterangan) Dan Teladan Kalimatnya

       Pada kesempatan kali ini kami akan membahas wacana Adverbs atau bahasa indonesianya adal Penjelasan Jenis Adverb (Kata Keterangan) dan Contoh Kalimatnya
      Hello guys, How are you today? I hope you are fine. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas wacana Adverbs atau bahasa indonesianya ialah kata keterangan. Adverb merupakan kata yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana dari sebuah aktifitas terjadi atau bagaimana seseorang melaksanakan sesuatu. Singkatnya si adverb ini merupakan kata yang digunakan untuk menerangkan verb adjective, atau adverb lainnya. Contohnya seperti, slowly, carefully, often, never, high, shyly, loudly. Nah, kalau kalian bertemu dengan kata yang belakangnya -ly maka sudah niscaya itu ialah adverb. Silahkan baca dengan baik bahan adverb ini alasannya ialah ini merupakan bahan grammar yang sangat penting untuk pembentukan kalimat.

      Jenis - Jenis Adverb
      Jenis Adverb ada 5, yaitu Adverb of Time, Adverb of Place, Adverb of Manner, Adverb of Frequency, dan Adverb of Degree Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.

      1. Adverbs of Time (When)
        Adverb of Time yaitu kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan kapan suatu aktivitas/peristiwa terjadi. Dengan kata lain adverb ini menunjukkan waktu terjadinya peristiwa. Contohnya menyerupai today, tomorrow, last night, next year, dan lain-lain.
        Contoh kalimat : 
        - I went to Seoul last year (aku pergi ke seoul tahun lalu)
        - Tomorrow I will have an English exam (besok saya akan ujian bahasa inggris)
      2. Adverb of Place (Where)
        Adverb of place ialah kata keterangan yang menjelaskan dimana kawasan terjadinya suatu kejadian/peristiwa. Contohnya menyerupai in, at, on, beside, above, there, below, dan lain sebagainya.
        Contoh kalimat : 
        I am sitting beside my mother on the bus (aku duduk di sebelah ibuku dikala berada di bis)
        I put my books below my desk (aku menyimpan bukuku dibawah meja)
      3. Adverb of Manner (How)
        Adverb of Manner ialah sebuah kata keterangan yang menunjukkan bagaimana sebuah aktifitas dilakukan. Contohnya menyerupai angrily, badly, beautifully, honestly, suddenly, correctly, dan lain sebagainya.
        Contoh Kalimat : 
        She dances beautifully (dia menari dengan cantik)
        He screams angrily to his neighbor (dia berteriak dengan murka pada tetangganya)
      4. Adverbs of Frequency (How often)
        Adverbs of Frequency ialah jenis kata keterangan yang menjelaskan seberapa sering sebuah kegiatan dilakukan. Adverb of frequency biasanya menjelaskan suatu kebiasaan yang kita lakukan berulang-ulang. Contoh katanya ialah always, usually, normally, often, sometimes, seldom, never, dan lain lain.
        Contoh Kalimat: 
        - Daniel always passes his exams (daniel selalu lulus ujian)
        - He is always happy (dia selalu senang)
      5. Adverbs of Degree (How much)
        Adverb of degree ialah kata keterangan yang digunakan untuk menyatakan sebuah seberapa banyak tingkatan atau rangking dari suatu kejadian/peristiwa. Contoh katanya ialah quite, fairly, almost, completely, hardly, dan lain lain.
        Contoh kalimat:
        - She sings fairly well (dia menyanyi cukup baik)
        - The film is quite interesting (filmnya tidak mengecewakan menarik)

      Silahkan download daftar lengkap Adverbs pada link di bawah ini:


      Baiklah cukup sekian bahan  kali ini, semoga sanggup membantu pembelajaran kalian semua. Jika kalian menyukai artikel ini silahkan share ke teman-teman kalian. Juga jangan lupa berikan komentar pada kolom komentar di bawah ini biar menjadi motivasi bagi kami untuk sanggup menulis konten yang lebih baik lagi. Thanks for reading, See you on the next post!

      Read More

      Selasa, 14 Maret 2017

      Materi, Penggunaan, Dan Fungsi Kata Have, Has Dan Had

      Materi, Penggunaan, Dan Fungsi Kata Have, Has Dan Had

      Present Perfect TensePast Perfect TenseFuture Perfect TensePast Future Perfect Tense, dan semua Tenses yang mempunyai kata perfect didalamnya.
      Contoh Kalimat:
      - My daughter cries because she has fallen from her bicycle. (Anak perempuanku menangis alasannya yaitu ia sudah jatuh dari sepedanya)
      - I had cooked the food for you before I go to work. (Aku sudah memasak makanan sebelum saya pergi kerja)
      We will have been married on this end of the year (Kami akan sudah menikah di final tahun ini)
      My mother would have eaten the poisoned food if I hadn't told her. (Ibuku akan telah memakan makanan yang beracun, jikalau saya tidak memberitahunya)
    13. Memerintah atau Menyuruh
      Have atau Has sanggup digunakan untuk kalimat perintah.
      Contoh :
      - I have my Laptop Repaired (aku menyuruh orang lain untuk memperbaiki laptopku)
      - My dad has me to buy coffee (ayahku menyuruhku untuk membelikan kopi)
    14. Harus
      Have atau Has sanggup mempunyai makna harus, maka artinya sama dengan Must. Namun sehabis Have harus ditambahkan kata 'to'
      Contoh Kalimat:
      - I have to leave now (aku harus pergi sekarang)
      - You have to eat this medicine now (kamu harus makan obat ini sekarang)
    15. Menjalani atau Melakukan
      Have dan has sanggup digunakan untuk mengambarkan bahwa kita harus/sedang menjalani atau melaksanakan sesuatu, misalnya menyerupai akan sarapan (breakfast)
      - We have a dinner (Kami menjalani makan malam)
      - You have a breakfast now (Kamu mempunyai sarapan sekarang)
    16. Nasihat / Anjuran
      Untuk kata Had sanggup digunakan sebagai tawaran JIKA di gabungkan dengan kata better, maka akan menjadi 'had better'
      Contoh Kalimat:
      - You had better take the medicine. (kau sebaiknya makan obat)
      - You had better buy that bag, unless the discount will be over (kamu sebaiknya membeli tas itu, atau diskonnya akan berakhir)
    17. Cukup sekian klarifikasi mengenai penggunaan kata have, has, dan had. Jika kau malas untuk mencatat bahan ini silahkan download pada link berikut ini:


      Semoga sanggup membantu pembelajaran kalian semua. Jangan lupa share dan komentar pada kolom komentar di bawah ini, Karena masukan dari kalian semua akan membantu kami untuk menulis konten yang lebih baik lagi. Thanks for reading, and have a good day!

        Read More

        Minggu, 05 Maret 2017

        Materi, Rumus, Dan Pola Kalimat Future Perfect Continuous Tense

         dan Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense Materi, Rumus, dan Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense
        Materi, Rumus, dan Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense - Pada kesempatan kali ini kami akan memperlihatkan materi Future Perfect Tense. Apa itu Future Perfect Continuous Tense? Jika melihat dari arti kata-nya, future berarti masa depan, perfect berarti sempurna/sudah selesai di lakukan, dan continuous yang berarti masih berlangsung.
        Maka kita sanggup menyimpulkannya bahwa Future Perfect Continuous Tense yakni sebuah tense yang memperlihatkan sebuah aktifitas yang sedang berlangsung dengan rentang waktu tertentu di masa depan. Sepertinya tense ini jarang dipakai dalam sebuah conversation tapi ada baiknya kita untuk mempelajari tense ini untuk memperluas wawasan kita.

        Rumus Future Perfect Continuous Tense
        Rumus Future Perfect Continuous Tense terdiri dari campuran future (will), perfect (have + verb 3) dan continuous (to be + verb-ing), maka akan terbentuk S + will + have + been + verb-ing. kata been disematkan alasannya merupakan verb-3 dari be. Berikut ini yakni rumus lengkap dari Future Perfect Continuous Tense.

        Fungsi Future Perfect Continuous Tense
        Future Perfect Continuous Tense berkhasiat untuk membuktikan suatu aktifitas yang sudah dikerjakan dan masih berlangsung di masa yang akan datang. Seperti rujukan pada tabel di atas, I will have been staying in Seoul for 2 years by the end of the year (Saya akan sudah tinggal di Seoul selama 2 tahun mulai dari final tahun ini). Kaprikornus beliau akan tinggal berangkat pada final tahun ini ke seoul, lalu tinggal di sana selama 2 tahun. Kaprikornus sehabis dua tahun beliau akan selesai disana dan kemungkinan akan kembali.

        Contoh Kalimat Future Perfect Continuous Tense

        • Next year my family will have been living in France. (Tahun depan keluargaku akan telah sedang tinggal di perancis)
        • She will have been watching TV when she's home. (Dia akan telah sedang menonton TV dikala beliau tiba di rumah)
        • I will have been driving the car in the whole tomorrow night. (Aku akan telah sedang mengemudi mobill di sepanjang besok malam)
        • I will have been waiting for you tomorrow night (Aku akan sudah sedang menunggumu besok malam)
        • My mother will have been working as a teacher for three years (Ibuku akan sudah sedang bekerja sebagai guru selama 3 tahun)
        • Doni will have been playing football for his school at 2017 (Doni akan sudah sedang bermain bola untuk sekolahnya pada tahun 2017)
        • My grandpa will have been staying at the hospital for a week (Kakekku akan sudah sedang di rawat di rumah sakit selama seminggu)
        • He will have been marrying me by the end of this month (Dia akan sudah sedang menikahiku di final bulan ini)
        • She will have been working on that project for 3 months (Dia akan sudah sedang bekerja pada proyek itu selama 3 bulan)
        • You will have been travelling to Japan for a week (Kamu akan sudah sedang melaksanakan perjalanan selama seminggu)

        Baiklah cukup sekalian bahan kali ini. Semoga sanggup membantu pembelajaran kalian atau sanggup menjadi referensi bagi guru-guru bahasa inggris sekalian. Jangan lupa untuk beri komentar dan share ke sosmed kau biar kami lebih semangat lagi dalam menulis Thank you for reading and Have a good day!
        Read More

        Kamis, 02 Maret 2017

        Materi, Rumus, Dan Pola Kalimat Past Perfect Continuous Tense


        Rumus Past Perfect Continuous Tense
        Past Perfect Continuous Tense terdiri dari tiga unsur tense yaitu unsur past yang menggunakan verb-2, unsur perfect yang menggunakan have + verb-3, dan unsur continuous yang menggunakan be + V-ing. Kalian harus menggabungkan ketiga unsur tersebut untuk menciptakan sebuah kalimat Past Perfect Continuous Tense. Maka akan terbentuklah rumus Had + been + Verb-ing. Kenapa? Karena had ialah bentuk kedua dari have/had yang merupakan ciri dari past, kemudian been merupakan verb-3 dari be, dan verb-ing yang menjadi syarat utama dari continuous. untuk itu mari kita simak rumusnya pada tabel berikut ini.

        Fungsi Past Perfect Continuous Tense
        • Past Perfect Continuous Tense berfungsi untuk menyatakan sebuah aktifitas yang sedang terjadi dengan jeda waktu yang terang di masa kemudian sebelum acara yang lain terjadi. Contoh: How long had you been having this cat before you gave it to me? (Berapa usang kau punya kucing ini sebelum kau memberikannya kepadaku?)
        • Past Perfect Continuous Tense dipakai untuk memperlihatkan alasannya ialah dari akhir yang terjadi di masa lalu. Contoh: That dog became so fat because he had been overeating. (Anjing itu menjadi gemuk lantaran beliau makan terlalu banyak)
        Contoh Kalimat Past Perfect Continuous Tense
        • Doni had been waiting for his meal for an hour until he got fainted. (Doni sudah menunggu makan siangnya selama sejam hingga jadinya beliau pingsan)
        • My sister had been watching TV since I went to school. (Saudara perempuanku telah menonton TV semenjak saya pergi ke sekolah)
        • My baby had been sleeping since I went to the grocery store. (Bayiku telah tertidur semenjak saya pergi ke toko materi makanan)
        • My father had been fishing in the lake more than two hours before he went home. (Ayahku telah memancing di danau selama dua jam sebelum beliau pulang ke rumah)
        • You had been reading that novel for a week before you bought the new one. (Kau sudah membaca novel itu selama satu ahad sebelum kau membeli yang baru)
        • Kim Kurniawan had been travelling to germany with his girlfriend Elisa Novia before he played in a match (Kim Kurniawan telah melaksanakan perjalanan ke jerman bersama pacarnya, Elisa Novia sebelum beliau bermain di sebuah pertandingan)
        • This project had been being made by me for an hour (Tugas ini telah dibentuk oleh saya selama satu jam)
        • A mouse had been being caught by a cat since five minutes ago (Seekor tikus telah tertangkap oleh seekor kucing semenjak lima menit yang lalu)
        • I had been feeding my cats before I went to work (Aku telah memberi makan kucing-kucingku sebelum saya pergi bekerja)
        • He had been solving many cases since he was elected as a detective in police department (Dia telah memecahkan banyak perkara semenjak beliau dipilih sebagai detektif di departemen kepolisian)
        • He had been forcing to marry her before he got a job (Dia telah dipaksa untuk menikahinya sebelum beliau mendapat pekerjaan)
        • Riki had not been watering his plants then the plants were all died  (Riki tidak menyiram tanamannya maka semua tanamannya mati)
        Baiklah cukup sekian materi kali ini biar bermanfaat dan sanggup membantu kalian dalam memahami materi Past Perfect Continuous Tense. Jangan lupa untuk memberi komentar di bawah ini dan share melalui sosial media kamu. Thank you and see you nest time ;)
        Read More

        Materi, Rumus Dan Pola Kalimat Past Perfect Tense


        Rumus Past Perfect Tense
        Past Perfect Tense terdiri dari dua rumus yaitu rumus past dan rumus perfect. di dalam rumus past ciri utamanya ialah  menggunakan verb-2 dan rumus perfect memakai have/has + verb-3. Maka kalau digabungkan akan menjadi S + had + Verb 3, alasannya bentuk kedua atau verb2 dari have/has ialah had dan ciri utama perfect tentu saja memakai verb-3. Mari kita simak rumus lengkapnya pada tabel di bawah ini.

        Fungsi Past Perfect Tense
        • Past Perfect Tense berfungsi untuk memperlihatkan sebuah acara yang terjadi di masa lalu. Contoh: I had already bought the book before you suggested me to buy it (Aku sudah membeli bukunya sebelum kau memberitahuku untuk membelinya)
        • Past Perfect Tense sanggup disandingkan dengan past future tense untuk membentuk conditional sentence type 2. Contoh: If you had eaten before you travel, you would not sick like this (Jika kau makan dulu sebelum bepergian, kau tidak akan sakit ibarat ini)
        • Past Perfect Tense juga berkhasiat untuk menyatakan suatu aktifitas yang sudah terjadi sebelum bencana lainnya di masa lalu. Contoh: I had not turned off the stove before I went out yesterday (Aku tidak mematikan kompor sebelum saya pergi keluar kemarin)
        Contoh Kalimat Past Perfect Tense
        • I had cooked the food for you before I go to work. (Aku sudah memasak makanan sebelum saya pergi kerja)
        • I had given everything I have but you broke my heart by leaving so easily. (Aku sudah menawarkan segalanya yang saya punya tapi kau menghancurkan hatiku dengan meninggalkanku segampang itu)
        • The audience aplauded after the artist had given a very baeutiful performance. (Para penonton bertepuk tangan sehabis sang artis menawarkan penampilan yang sangat cantik)
        • Had you lived in Bandung before you lived here? (Sudahkah kau tinggal di bandung sebelum kau tinggal disini?)
        • How long had you used the Internet when I went out? (Berapa usang kau memakai internet disaat saya keluar?)
        • My aunt died last year when she had giving a birth his first son (Bibiku meninggal dikala beliau melahirkan anak pria pertamanya)
        • Gita had checked the list of travel equipments before she had travelling (Gita sudah mengusut daftar barang bawaan sebelum beliau melaksanakan perjalanan)
        • I had never seen him before, I didn't know who he was (Aku tidak pernah melihat beliau sebelumnya. Aku tidak tahu siapa dia)
        • It had been a long time after we graduated from high school (Itu sudah usang sekali sehabis kita lulus dari SMA)
        • Mrs. Tania had already giving all the material before she gave us an exam (Mrs.Tania sudah menawarkan semua bahan sebelum beliau memberi ulangan)
        Baiklah kami rasa cukup sekian bahan Past Perfect Tense kali ini. biar sanggup membantu pemahaman kalian dalam grammar. Jangan lupa tambahkan komendar pada kolom komentar di bawah ini dan share artikel ini ke teman-teman kau lewat sosial media. Terima kasih atas perhatian teman-teman sekalian. See you soon :)
        Read More

        Materi, Rumus Dan Pola Kalimat Past Perfect Tense


        Rumus Past Perfect Tense
        Past Perfect Tense terdiri dari dua rumus yaitu rumus past dan rumus perfect. di dalam rumus past ciri utamanya ialah  menggunakan verb-2 dan rumus perfect memakai have/has + verb-3. Maka kalau digabungkan akan menjadi S + had + Verb 3, alasannya bentuk kedua atau verb2 dari have/has ialah had dan ciri utama perfect tentu saja memakai verb-3. Mari kita simak rumus lengkapnya pada tabel di bawah ini.

        Fungsi Past Perfect Tense
        • Past Perfect Tense berfungsi untuk memperlihatkan sebuah acara yang terjadi di masa lalu. Contoh: I had already bought the book before you suggested me to buy it (Aku sudah membeli bukunya sebelum kau memberitahuku untuk membelinya)
        • Past Perfect Tense sanggup disandingkan dengan past future tense untuk membentuk conditional sentence type 2. Contoh: If you had eaten before you travel, you would not sick like this (Jika kau makan dulu sebelum bepergian, kau tidak akan sakit ibarat ini)
        • Past Perfect Tense juga berkhasiat untuk menyatakan suatu aktifitas yang sudah terjadi sebelum bencana lainnya di masa lalu. Contoh: I had not turned off the stove before I went out yesterday (Aku tidak mematikan kompor sebelum saya pergi keluar kemarin)
        Contoh Kalimat Past Perfect Tense
        • I had cooked the food for you before I go to work. (Aku sudah memasak makanan sebelum saya pergi kerja)
        • I had given everything I have but you broke my heart by leaving so easily. (Aku sudah menawarkan segalanya yang saya punya tapi kau menghancurkan hatiku dengan meninggalkanku segampang itu)
        • The audience aplauded after the artist had given a very baeutiful performance. (Para penonton bertepuk tangan sehabis sang artis menawarkan penampilan yang sangat cantik)
        • Had you lived in Bandung before you lived here? (Sudahkah kau tinggal di bandung sebelum kau tinggal disini?)
        • How long had you used the Internet when I went out? (Berapa usang kau memakai internet disaat saya keluar?)
        • My aunt died last year when she had giving a birth his first son (Bibiku meninggal dikala beliau melahirkan anak pria pertamanya)
        • Gita had checked the list of travel equipments before she had travelling (Gita sudah mengusut daftar barang bawaan sebelum beliau melaksanakan perjalanan)
        • I had never seen him before, I didn't know who he was (Aku tidak pernah melihat beliau sebelumnya. Aku tidak tahu siapa dia)
        • It had been a long time after we graduated from high school (Itu sudah usang sekali sehabis kita lulus dari SMA)
        • Mrs. Tania had already giving all the material before she gave us an exam (Mrs.Tania sudah menawarkan semua bahan sebelum beliau memberi ulangan)
        Baiklah kami rasa cukup sekian bahan Past Perfect Tense kali ini. biar sanggup membantu pemahaman kalian dalam grammar. Jangan lupa tambahkan komendar pada kolom komentar di bawah ini dan share artikel ini ke teman-teman kau lewat sosial media. Terima kasih atas perhatian teman-teman sekalian. See you soon :)
        Read More